Ming. Sep 27th, 2020

NegaraSport.com

Berita Olahraga Online Terkini

Seharusnya Memilih Barcelona Atau Manchester City

2 min read
seharusnya-memilih-barcelona-atau-manchester-city

Matthijs de Ligt

Seharusnya Memilih Barcelona Atau Manchester City

NegaraSport.com – Jakarta, Legenda Ajax Amesteram, Ronald de Boer, merasa terkejut Matthijs de Ligt memilih Juventus ketimbang Barcelona atau Manchester City. Menurut De Boer, De Ligt sebenarnya cocok di dua klub itu.

“Saya terkejut, karena ada klub yang memiliki sistem taktik yang lebih mirip dengan Ajax, seperti Manchester City dan Barcelona, yang tertarik padanya. Akan lebih mudah baginya untuk beradaptasi di sana,” De Boer kepada La Gazzetta dello Sport dikutip Football Italia.

Juventus memenangkan transfer pemain berusia 20 tahun tersebut dengan harga biaya 75 juta euro (Rp 1,2 triliun), plus biaya lain mencapai 10,5 euro.

seharusnya-memilih-barcelona-atau-manchester-city
Matthijs de Ligt

Seharusnya Memilih Barcelona Atau Manchester City

“Saya pikir dia akan membuat pilihan yang berbeda, tetapi saya menghargai keputusannya. Pada awalnya, dia terlalu fokus pada hal-hal yang terlalu dipikirkan, berusaha untuk tidak membuat kesalahan, daripada percaya pada bakatnya sendiri,” katanya.

De Boer sudah punya kesan positif ketika pertama kali bertemu De Ligt di Akademi Ajax.

“Saya berada di Akademi Ajax dan langsung menyukai karakternya. Dia serius, cerdas, sopan, tidak pernah mengeluh, bekerja keras dan ingin sekali belajar,” kata De Boer.

Tetapi, De Boer yakin keputusan Matthijs de Ligt ke Juventus akan membuatnya menjadi pemain bertahan yang lebih baik.

Terbaik Era Ini

Mantan pelatih tim muda Ajax itu juga meyakini De Ligt akan mendapat pengalaman besar di Juventus. Selain itu, secara fisik, De Ligt bakal jadi bek yang kuat.

“Saya ingat dia berada di skuat U-14 dan ketika dia kembali untuk musim berikutnya, dia telah tumbuh 30 cm. Dia selalu memiliki kualitas sebagai bek yang hebat,” katanya.

“De Ligt akan menjadi satu di antara bek terbaik era ini, saya yakin itu. Dia mengingatkanku pada Ruud Krol,” ucap mantan pelatih Timnas Belanda itu.

Tinggalkan Balasan