Ming. Sep 27th, 2020

NegaraSport.com

Berita Olahraga Online Terkini

Rossi belum menelpon petronas terkait motoGP

3 min read

Rossi belum menelpon petronas terkait motoGP

NegaraSport.comJakarta, Rossi belum menelpon petronas terkait motoGP. Direktur Utama Petronas SRT Yamaha, Razlan Razali, masih memberi waktu bagi Valentino Rossi untuk memastikan bergabung dengan mereka.

Rossi belum menelpon petronas terkait motoGP
Bos Petronas.

Razali kembali menyatakan belum ada pembicaraan dengan Rossi kendati mantan juara MotoGP itu kerap disebut bakal mengenakan jaket balap Petronas pada musim mendatang.

“Terakhir kali saya periksa, dia [Rossi] belum menelepon saya,” ujar Razali sambil tertawa. Rossi belum menghubungi Petronas.

Petronas menyebut masih bakal memberi waktu bagi Rossi hingga akhir Mei untuk memulai perbincangan soal kepastian pindah. Razali mengakui timnya tidak dapat menunda-nunda keputusan mengenai daftar pebalap untuk MotoGP 2021.

“Kami masih menunggu telepon darinya. Setelah itu, kuncinya adalah berbicara padanya. memahami keinginannya, motivasinya, dan tentu saja pertanyaan-pertanyaan yang akan dia tujukan.”

“Saya pikir itu kuncinya karena selama ini dia berada di tim [pabrikan] dan datang ke tim satelit adalah hal yang sangat berbeda,” jelas Razali dikutip dari ESPN.

Razali dan Rossi secara terpisah telah memastikan jika kedua belah pihak bekerja sama pada MotoGP 2021. maka The Doctor dituntut tampil dengan kemampuan terbaik dan tidak sekadar mengendarai motor di atas lintasan dari satu seri ke seri lain.

“Kami memberinya waktu, tetapi sayangnya waktu memiliki batas karena kami perlu mengkonfirmasi pebalap kedua kami, semakin cepat akan semakin baik,” tambah Razali.

Tempat Rossi di tim pabrikan Yamaha pada MotoGP 2021 bakal ditempati Fabio Quartararo yang akan berduet dengan Maverick Vinales.

Sementara Rossi kemungkinan akan berduet dengan mantan anak didiknya Franco Morbidelli jika benar bergabung dengan Petronas SRT.

Rossi belum menelpon petronas terkait motoGP

Valentino Rossi mengaku tidak menyimpan dendam terhadap Yamaha setelah tim pabrikan MotoGP asal Jepang itu mendepak The Doctor usai musim 2020 dan menggantinya dengan Fabio Quartararo.

Yamaha lebih memilih mempertahankan Maverick Vinales dan mengganti Rossi dengan Quartararo mulai MotoGP 2021. Kondisi itu membuat Rossi dalam posisi sulit dan tidak memiliki tim musim depan meski berencana menunda pensiun.

Dalam wawancara dengan La Repubblica, Rossi mengaku tidak dendam kepada Yamaha. Pebalap 41 tahun itu bisa menerima keputusan Yamaha, tim yang merasakan empat gelar juara dunia bersama Rossi.

“Untuk MotoGP 2021, Yamaha memiliki Vinales dan Quartararo. Saya tidak berharap banyak [untuk 2021], jadi keputusan itu tidak membuat saya terkejut.”

“Tapi, hubungan saya dengan Yamaha lebih dari ini, kami sudah banyak saling memberi. Bagus mereka mengatakan siap memberi saya sepeda motor tim pabrikan musim depan,” ujar Rossi dikutip dari Marca.

Lebih lanjut Rossi mengatakan MotoGP 2020 harus menggelar balapan di sisa waktu. Rossi menganggap banyak yang dipertaruhkan jika balapan tidak terjadi di MotoGP 2020.

“Kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Tapi saya yakin balapan akan digelar. Masa depan MotoGP dipertaruhkan.”

Rossi tidak memiliki dendam

“Ini penting buat semuanya, untuk pebalap, tim, orang-orang yang bekerja di garasi, begitu juga untuk sponsor. Ada banyak orang yang bekerja yang harus segera bekerja. Menggelar balapan sangat krusial tahun ini,” ujar Rossi.

Terakhir sembilan kali juara dunia Grand Prix itu mengaku rindu beraksi di atas trek. Belakangan Rossi sudah kembali menunggangi sepeda motor dengan menggelar latihan dirt bike di sirkuit miliknya, The Ranch, di Tavullia.

“Saya paling rindu menunggangi sepeda motor. Kembali membalap akan sangat menyenangkan, seperti baru kali pertama. Saya rindu meninggalkan rumah, melihat teman-teman, makan malam, menikmati musim panas,” ucap Rossi.

Ikuti terus berita motoGP terkini hanya di negarasport.com dan jangan lupa bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan