Sel. Des 1st, 2020

NegaraSport.com

Berita Olahraga Online Terkini

Messi disebut penyebab Coutinho gagal

2 min read

Messi disebut penyebab Coutinho gagal

NegaraSport.comJakarta, Messi disebut penyebab Coutinho gagal. Mantan pemain Barcelona, Ronald de Boer menilai kegagalan Philippe Coutinho di Blaugrana lantaran kehadiran Lionel Messi yang sangat dominan dalam permainan tim.

Messi disebut penyebab Coutinho gagal
Messi disebut penyebab Coutinho gagal

De Boer menganggap Coutinho tidak lagi memiliki keleluasaan memegang dan mengendalikan bola saat ada di Barcelona. Hal itu berbeda jauh ketika ia tampil di Liverpool.

Dia kira Coutinho adalah tipe pemain yang selalu mendapatkan bola. Setiap bola selalu melewati dirinya ketika ia berada di Liverpool.

“Dia mungkin bekerja lebih ringan, karena hal itu yang dilakukan Messi di Barcelona,” ujar De Boer kepada talksport, dikutip dari Express.

Kehadiran Coutinho di Barcelona awalnya diharapkan bisa memperkaya variasi serangan Barcelona. Namun hal tersebut ternyata tidak berjalan semulus rencana.

Barcelona berusaha beradaptasi tapi jika sebuah tim beradaptasi dengan dua pemain seperti Coutinho dan Messi, itu merupakan hal sulit.

De Boer melanjutkan dirinya merasa Coutinho adalah pemain yang luar biasa namun terkadang Coutinho tidak cocok jadi kepingan puzzle. Mungkin Coutinho akan sukses dan jadi kepingan sempurna di klub lain.

Meski gagal di Barcelona, De Boer tak mau menganggap Coutinho sebagai pemain gagal.

“Bukan berarti dia pemain yang buruk. Tak bisa bermain dengan baik di Barcelona tidak berarti dia bukan termasuk pemain yang hebat.”

Messi disebut penyebab Coutinho gagal

De Boer. mengucapkan Terkadang permainan seorang pemain tidak cocok dengan sebuah tim dan terkadang ada ketidakberuntungan. Messi ada di sana dengan peran yang kamu miliki sebelumnya dan kamu harus memainkan peran lain yang tak cocok denganmu.

Barcelona memiliki hasrat besar saat memburu Coutinho. Setelah sempat gagal, operasi Barcelona akhirnya berhasil di awal 2018.

Namun begitu Barcelona telah mendapatkan Coutinho, pemain asal Brasil itu ternyata tidak mampu masuk dalam sistem permainan Barcelona.

Barcelona bahkan rela meminjamkan Coutinho ke Bayern Munchen musim ini dan bertekad melepas Coutinho musim depan.

Pep Guardiola disindir sebagai pelatih yang beruntung saat meraih banyak sukses bersama Barcelona. Guardiola dianggap tinggal melanjutkan warisan Frank Rijkaard.

Guardiola tercatat sebagai pelatih Barcelona tersukses sepanjang sejarah setelah merebut 14 gelar sepanjang 2008 hingga 2012. Barcelona era Guardiola juga dianggap sebagai tim terbaik sepanjang sejarah.

Guardiola saat ini disebut sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia. Namun, legenda Barcelona Hristo Stoichkov menganggap Guardiola beruntung bisa melanjutkan skuat Azulgrana dari Rijkaard.

“Barcelona sudah matang. Pekerjaan Guardiola mudah, karena dia sangat tahu infrastruktur sistem tim junior. Frank Rijkaard yang membentuk skuat saat Guardiola mengambil alih,” ujar Stoichkov dikutip dari Marca.

Sukses hanya karena beruntung

“Lionel Messi dan pemain lain debut bersama Rijkaard. Hasil spektakuler Barcelona tetap akan terjadi dengan atau tanpa Guardiola,” sambung Stoichkov.

Selain Messi, Guardiola ketika itu memiliki banyak pemain hebat di skuat Barcelona, termasuk Deco, Thierry Henry dan Carles Puyol.

Sejak meninggalkan Barcelona, Guardiola tidak bisa mengulangi kesuksesan di Camp Nou meski melatih klub kaya: Bayern Munchen dan Manchester City.

Guardiola hanya menjadi penguasa domestik bersama Munchen dan Man City, gagal mengulangi sukses menjadi juara Liga Champions seperti di Barcelona.

Ikuti terus berita bola terbaru hanya di NegaraSport.com dan jangan lupa bagikan artikel ini.

Tinggalkan Balasan