Rab. Okt 28th, 2020

NegaraSport.com

Berita Olahraga Online Terkini

Mental pemain dilatih bertanding tanpa penonton

2 min read
mental-pemain-dilatih-bertanding-tanpa-penonton

PSSI

Mental pemain dilatih bertanding tanpa penonton

NegaraSport.com – Jakarta, Mental pemain dilatih bertanding tanpa penonton. PSSI melalui PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah memutuskan untuk melanjutkan kompetisi tanpa penonton. Itu berlaku untuk semua pertandingan tanpa terkecuali.

Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic merespon keputusan tersebut. Menurutnya, ketidakhadiran penonton tak boleh memengaruhi penampilan pemain di lapangan.

mental-pemain-dilatih-bertanding-tanpa-penonton
PSSI

Dikatakan juru taktik berpaspor Serbia tersebut, pertandingan akan disiarkan langsung televisi nasional dan bisa dinikmati di layar kaca. Sehingga, mereka harus tetap profesional.

“Saya kira itu akan menjadi pertandingan langsung di televisi. Tanggung jawab kami sebagai profesional adalah sama,” katanya kepada Bola.net.

Mental pemain dilatih bertanding tanpa penonton

“Jadi kami perlu mempersiapkan mental pemain untuk situasi ini. Mereka perlu memahami bahwa tidak ada yang berubah,” imbuhnya.

Namun, Dragan tetap menginginkan kompetisi bisa digelar dengan penonton. Dia mengusulkan agar jumlahnya saja dikurangi dengan menerapkan protokol kesehatan.

Ikuti terus berita Bola terkini hanya di Negarasport.com dan jangan lupa bagikan artikel ini. /

“Karena sepakbola dimainkan untuk para penggemar dan itu harus menjadi tontonan,” jelas mantan pelatih Borneo FC itu.

“Pada saat yang sama, mereka akan membantu klub untuk keluar dari situasi sulit ini dengan lebih mudah,” tegas Dragan.

Ragu meminta pemain asing kembali

Sehingga, dia berharap dalam dua bulan ke depan kondisinya terus membaik. Sehingga federasi dan operator kompetisi bisa mengubah keputusannya terkait aturan tanpa penonton.

Manajemen PSIS belum punya keberanian untuk meminta pemain asingnya kembali ke Semarang. Mereka menganggap kelanjutan kompetisi masih belum jelas, meski sudah diputuskan akan bergulir 1 Oktober.

Ada tiga pemain asing PSIS yang berada di negaranya, yakni Wallace Costa Alves, Flavio Beck Junior dan Bruno Silva. Nama terakhir memutuskan pulang kampung baru-baru ini setelah sempat tertahan di Semarang.

“Kami belum berani memanggil pemain asing, belum ada keputusan yang jelas soal kompetisi,” kata General Manager PSIS Semarang.

Pemain asing yang tertinggal di Indonesia

Satu-satunya pemain asing PSIS yang masih berada di Indonesia adalah Jonathan Cantillana. Pemain kelahiran Chile yang berpaspor Palestina tersebut tinggal di Semarang bersama istri dan buah hatinya.

“Tapi kami komunikasi setiap hari dengan pemain asing,” tegas pria yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kota Semarang itu.

Di samping itu, kata Liluk, manajemen juga menunggu regulasi dari PSIS terkait pemain asing. Mengingat, sebagian besar ekspatriat yang memperkuat klub Liga 1 kesulitan untuk masuk ke Indonesia karena terkendala kebijakan keimigrasian.

“Tentunya bukan cuma PSIS yang mungkin pemain asingnya enggak bisa masuk, tapi semua kan. Hampir semua yang pulang ke negaranya kan terkendala masuk ke Indonesia lagi,” imbuhnya.

“Kami akan pertanyakan itu (dalam manager meeting), apakah kalau memang dialami semua klub, apakah nanti tanpa pemain asing misalkan keputusannya,” tandas Liluk.

Tinggalkan Balasan