Jum. Des 4th, 2020

NegaraSport.com

Berita Olahraga Online Terkini

Madrid disebut fans bodoh karena relakan Ronaldo

2 min read
Madrid disebut fans bodoh karena relakan Ronaldo

CR7

Madrid disebut fans bodoh karena relakan Ronaldo

NegaraSport.com – Jakarta, Madrid disebut fans bodoh karena relakan Ronaldo. Mantan Presiden Real Madrid Ramon Calderon menyebut Los Blancos bertindak bodoh. Sebab telah selepas Cristiano Ronaldo, terlebih saat mereka belum punya penggantinya.

Ronaldo membela Madrid selama sembilan musim. Selama itu pula Los Blancos bergelimang penghargaan sementara CR7 mencatatkan banyak rekor.

Madrid disebut fans bodoh karena relakan Ronaldo
CR7

Tapi Madrid melepas Ronaldo pada musim panas 2018 kemarin ke Juventus. Saat ini CR7 masih tampil oke bersama Bianconeri meski sudah berusia 35 tahun.

Sementara itu sejak kepergian Ronaldo, Madrid masih belum bisa mencari penggantinya. Mereka membeli Eden Hazard akan tetapi sejauh ini pemain Belgia itu kesulitan menunjukkan performa terbaiknya karena cedera melulu.

Madrid disebut fans bodoh karena relakan Ronaldo

Ramon Calderon kemudian mengungkit penjualan Cristiano Ronaldo tersebut. Ia mengklaim itu adalah keputusan yang salah.

Hal tersebut ia lontarkan setelah Real Madrid meraih dua hasil buruk. Yang pertama melawan Cadiz di La Liga dan kemudian Shakhtar Donetsk di Liga Champions.

Ikuti terus berita Bola terkini hanya di Negarasport.com dan jangan lupa bagikan artikel ini. 

“Sejak Cristiano dijual dengan bodoh, jelas bahwa tim membutuhkan bala bantuan di posisi itu dan di posisi lain. Tetapi kenyataan yang menyedihkan adalah bahwa rekening klub tidak hanya kosong tetapi juga penuh dengan tagihan sekitar 1.000 juta”.

“Tagihan itu harus dibayar,” serunya seperti dilansir Goal.

Bukanlah karena kesalahan sang Pelatih

Ramon Calderon kemudian melontarkan pembelaan kepada Zinedine Zidane. Ia mengatakan hasil buruk yang didapat Real Madrid itu bukan salah sang pelatih.

Tapi karena akumulasi dari banyak faktor, salah satunya tentu saja adalah keputusan menjual Cristiano Ronaldo.

“Ia melakukan apa yang ia bisa dengan sumber daya yang tersedia untuknya. Penampilan [lawan] Shakhtar tidak bagus. Ada banyak kesalahan, saya yakin dalam susunan pemain juga, tetapi Anda tidak bisa menyalahkan satu orang,” terangnya.

“Ini adalah akumulasi keadaan, rangkaian peristiwa yang telah menyebabkan ini. Menjual Cristiano adalah hal yang gila. Ketika mereka tidak memiliki siapa pun untuk mencetak gol,” tegas Calderon.

Sejak meninggalkan Real Madrid, Cristiano Ronaldo telah mengemas 68 gol dari 91 laga bagi Juventus.

Tinggalkan Balasan